Langsung ke konten utama

Postingan

Mulai pulih

Memasuki hari ke 6 anak-anak sakit. Hanya Bia yang menunjukkan kemajuan signifikan dari kesehatannya. Ia mulai ceria kembali. Namun masih terlihat lesunya. Beberapa kali saya memergoki ia jatuh tertidur di waktu yang bukan jam tidurnya 😣
Ia masih disuapi sampai sekarang. At least sudah lumayan dengan meminta makan sendiri. Setidaknya dia sudah paham kebutuhan perutnya. Menurut saya sudah masuk salah satu bentuk kemandiriannya😅.
Tak apalah, kondisi anak-anak sakit begini, tidak banyak yang bisa saya latihkan. Bulan ini memang saya akui, saya tidak bisa total. Tapi semoga begitu anak-anak pulih, saya bisa mulai lagi dengan lebih serius. Bismillah


#hari10 #tantangan10hari #gamelevel2 #latihankemandirian #kuliahbunsayIIP
Postingan terbaru

Kemandirian : menyiapkan sarapan sendiri

Alhamdulillah, pagi ini Bia susah semakin membaik. Bangun tidur tadi, ia tetiba kembali meminta makan..seperti sebelum ia sakit.
Mama, am. Bia am, mama
Namun, karena emaknya masih sibuk sendiri dengan kakak-kakak, yang masih sakit, tanpa saya sadari, ia beranjak sendiri. Memanjat kursi meja makan demi menemukan selembar roti tawar berikut botol selai yang terbuka. Tanpa bertanya, ia meraih sendok dan melumuri rotinya dengan selai yang ada.
Mama, Bia am. Mama roti Bia.
Ahh, anak emak sudah besar. Sayang saya sedang tidak ready didekat Hp untuk mengabadikan moment ini dalam bentuk foto. Namun jelas masih ada dalam ingatan. 



#hari9
#tantangan10hari
#gamelevel2
#melatihkemandirian
#kuliahbunsayIIP

sok sibuk!

IMS

IIP

Rangkul Cirebon

Komunitas Bestari

HS anak-anak

trus kemarin nowel suami, 'bro, koq aku pengen kuliah lagi, mau jadi guru BP'


walo dijawab suami 'OK'

kemudian ngeh


SOK SIBUK BENER, BU..

WAKTUNYA ADA????



T_____T


one by one tik!!


Tapi kalo jadwalnya bareng gimana??


#eh

Sabarku berbuah manis

Hari ketiga sudah Bia sakit. Alhamdulillahnya, walau masih demam, namun kondisinya berangsur membaik. Nafsu makannya belum membaik, wajar saya tau karena kondisi sakit seperti ini tentulah makanan nampak tidak terlalu nikmat. Tapi tetap saja, ada rasa ketar ketir dihati emak. Takut si anak makin kurus saja. Insya Alloh kita kejar selepas sehat ya nak..
Apa yang mau saya laporkan hari ini? hmm..Mungkin perihal toilet trainingnya :D. Bia memang sudah dapat menahan pipis hingga saya menawarkan ke kamar mandi. Namun, bila saya terlupa menawarkan dan ia terlalu sibuk bermain, masih saja ia mengompol. Hari ketiga ini, nampak ada yang berbeda. Mulai dari semalam, ketika dalam kantuknya, ia tiba-tiba menepuk pelan lengan saya, 'Mama, Bia pipis' yang maksudnya ia mau pipis. Saya heran dibuatnya, namun segera bergegas membantunya ke kamar mandi dan bebersih. 
Jadi, seharian ini saya takjub sendiri, ketika tanpa saya tawari, ia sendiri yang datang melaporkan bahwa ia ingin pipis. Ahhh..ber…

4 pasien dirumah

Hari ini saya disibukkan mengurus 4 pasien dirumah. Semalam betul-betul yang paling berat untuk saya. Saya harus membagi fokus ke 3 anak (alhamdulillah si ayah lebih banyak tenang), yang ketiganya dalam kondisi terberat saat sakit ini. Si Sulung mengeluh sakit perut, si Tengah sakit kepala, sedang si Bungsu tidak nyenyak sama sekali sepanjang malam. Ia menangis minta digendong hingga pagi ini  matanya bengkak.
Di fase seperti inilah saya merasa the power of emak-emak memang benar adanya. Semengantuk apapun, saya bisa sigap terbangun begitu mendengar rintihan mereka. Pun pagi ini langsung menyetir 1 jam perjalanan ke Cirebon demi mengantar ke 4 pasien saya berobat. 
Hari ini tanpa kami sadari pula menjadi fase belajar kami. Baik komunikasi produktif maupun latihan kemandirian. Saya berusaha menggunakan kaidah komunikasi produktif saat berkomunikasi dengan anak-anak yang rewel bukan main. Tantangan bagi saya menjaga kondisi mood saya untuk tetap menjaga tone saya ketika berbicara dengan a…

Saatnya total bersama mereka

Setelah semalaman saya nyaris tidak tidur dikarenakan menemani si sulung yang sedang sakit hingga 40,6 dercel, pagi ini saya dikagetkan dengan demam mendadak si bungsu. Pagi ini Bia bangun dengan keadaan sehat. Ia mandi, makan, dan bermain seperti biasa, namun menjelang siang, ia tetiba nampak lemas dan minta gendong saya. Saat itulah saya tau bahwa tubuhnya demam. Saat diukur, termometer menunjukkan angka 39,5 dercel. Innalillahi. Bia sakit juga.
Setelah bermusyawarah dengan suami, kami putuskan membawa 2 pasien kecil ini ke klinik dalam komplek. Menurut suami, sudah cukup memeriksakan diri ke klinik dengan dokter umum sebelum memutuskan membawa mereka ke SpA di Cirebon (Mundu-Cirebon 35 km). Anya, si tengah, tinggal dirumah bersama ART yang saya minta pulang telat demi menemani Anya. Menurut dokter, Qeela sedikit mengalami radang tenggorokan. Melihat kondisi kedua anak ini, anggapan dokter kemungkinan ialah virus. Maka pulang tadi kami hanya dibekali obat penurun panas dan vitamin. S…

Kemandirian : Ketika kakak sakit

Hari ini kakak Qeela sakit. Mungkin kelelahan sepulang dari Semarang kemarin. Otomatis, begitu sampai dirumah, fokus mama lebih ke kakak. Pun dalam memenuhi kebutuhan Bia. Hari ini lebih dari 2 kali Bia meninggalkan sedikit jejak air seni dicelananya sebelum akhirnya mengaku bahwa ia ingin pipis. Mama lalai mengingatkan karena kakak Qeela butuh perhatian lebih :(.
Ah, beginilah tantangan membersamai anak-anak. Ketika saya diharuskan memperhatikan lebih dari 1 anak disaat bersamaan. Dan ternyata saya gagal, ada yang perlu dikorbankan. Alhamdulillahnya untuk kakak Anya yang relatif lebih dapat mengurus dirinya sendiri ketika saya harus fokus kepada 2 saudara lainnya. 
Makan? nah ini. Dikarenakan kondisi tadi, akhirnya saya menyuapi Bia berbarengan dengan Qeela. Qeela terlalu lemah untuk menyuap makanan sendiri. Bahkan ia butuh ditopang bantal untuk bisa duduk. Saat menyuapi Qeela tadi kemudian Bia datang mendekat meminta makan. Saya yang (ternyata) masih lemas bawaan magh yang seminggu in…