Langsung ke konten utama

Postingan

Anya dan ketiadaan Qeela

Setelah kemarin dengan OHAYO, kali ini dengan sebuah kursusan bahasa Inggris. 


Emak nampaknya ngajakin anak-anak trial mulu ya? hee..lebih kepada kami merasa Qeela dan Anya sudah seharusnya mulai dipisahkan satu sama lain. Anya belajar tanpa Qeela dan begitu pula sebaliknya. 
Anak HS seperti Qeela dan Anya, dengan umur yang nyaris sama dan kegiatan yang serupa, jelas membuat mereka bagai tak terpisahkan. Positifnya, mereka jarang kesepian. Negatifnya, mereka terlalu tergantung satu dengan yang lainnya. Yang paling terdampak ialah Anya. Ia sebenarnya memiliki kepribadian yang cukup mengagumkan. Sayangnya ketika diluar rumah, kharismanya tertutupi oleh kepribadian bersinar Qeela. Anya nampak seperti pengikut Qeela dan jarang memutuskan sesuatu sendiri.
Balik ke cerita awal. Itulah kemudian kami memutuskan memisahkan mereka melalui kegiatan yang berbeda. Anya kami trialkan sebuah tempat belajar Bahasa Inggris dengan hari trial dan level yang berbeda dengan Qeela. Saya ingin melihat ketika…
Postingan terbaru

trial di OHAYO Drawing School Cirebon

Bismillah
Sebenarnya, sudah cukup lama saya memperhatikan bahwa anak-anak memiliki ketertarikan lebih kepada dunia gambar-menggambar juga mewarnai. Hari-hari mereka diisi dengan menggambar atau merwarnai. Tumpukan kertas dirumah kami, dari kertas bekas hingga berbelas buku gambar yang menumpuk dipojokan ialah karya mereka. Iya, mereka menyukainya, sayangnya emak bapaknya sama sekali tidak nyeni
Dan setelah obrolan panjang antar saya dan suami, kami dan anak-anak. Kemudian tercetuslah mencoba mencari sumber belajar lain. Sayangnya sungguh tidak mudah mencari tempat belajar yang sesuai dengan kami. Kami -saya terutama- tidak terlalu setuju bila cara menggambar atau mewarnai diajarkan menggunakan pakem tertentu. Mewarnai harus begini, menggambar harus begitu dsb yang bukannya meningkatkan malah sebaliknya membatasi kreatifitas anak.
Maka kemudian pencarian banyak menemukan jalan buntu. Sempat mencari klub gambar yang hanya menjadi media berkenalan dengan teman-teman baru satu hobi, namun …

Day 3 travelschooling : Jatim Park 2 dan Eco Green Park

Hari yang ditunggu datang juga. JTP adalah destinasi utama liburan kami dalam roadtrip kali ini. Oh ya, malam pertama di Batu itu agak diluar perkiraan. Kami yang biasanya ditempat panas, terbangun dengan tubuh menggigil padahal penginapan kami tanpa pendingin ruangan. Kenapa saya kaget, karena seingat saya 3 tahun lalu saat terakhir kesini, cuaca tidak seadem ini. Mungkin karena musim hujan.
Lanjut..
Pagi usai bersiap dan sarapan, kami langsung beranjak ke JTP 2 dan Eco Green Park yang posisinya bersebelahan. Kami tiba 30 menit sebelum pintu masuk dibuka sehingga kami punya cukup waktu untuk mempersiapkan kondisi anak-anak, pakai nyasar pula beli tiket msuknya. Hahaha. Overall, kami masuk sejak pintu dibuka.
Destinasi pertama ialah Eco Green Park. Si mba penjaga loket yang menganjurkan mendahulukan EGP berhubung jam tutupnya lebih cepat. Maka OK lah kami masuk.
Di EGP kami disambut kolam ikan besar dan juga burung Flaminggo. EGP menurut saya memiliki konsep yang cukup apik, go green. Nam…

Day 2 travelschooling : Museum Manusia Purba Sangiran

Pagi di Solo,usai sarapan, kami langsung bergerak menuju tujuan utama kami ketika memilih rute roadtrip ini, Museum Manusia Purba Sangiran.

Bagi penggila museum seperti Qeela, inilah yang paling ia tunggu-tunggu. Girang bukan main ketika akhirnya kami sampai di museum tersebut. Menurut kami, museumnya cukup apik dengan informasi yang mumpuni perihal manusia Purba. Ada ruang display dan ruang multimedia. Bila punya cukup banyak waktu, bisa mengunjungi situs penggaliannya pula di desa sekitar museum. 
Sayangnya kami salah memilih hari. Hari minggu menurut kami adalah hari berkunjung museum yang tidak efektif. Saat kami berkunjung tadi, kami berbarengan dengan beberapa rombongan sekolah. Bahkan kami tidak kebagian guide maupun kursi untuk menonton video di ruang multimedia 😯. Menjadi catatan kami di next kunjungan sepertinya. Apalagi tadi kami belum sempat berkunjung ke situs penggalian.
Dari Sangiran, perjalanan dilanjut menuju Batu, Malang. Perjalanan yang awalnya diperkirakan 6 jam m…

Day 1 Travelschooling : Roadtrip to the East

Alhamdulillah, ditengah perjalanan kami, saya masih disempatkan Alloh untuk menulis laporan ini.
Pagi tadi pukul 06.00 WIB perjalanan kami dimulai dari rumah di Mundu, Indramayu. Perjalanan relatif lancar, anak-anak yang dari subuh diminta mandi dan sarapan, begitu jalan langsung tertidur. Baru terbangun menjelang sampai di Pekalongan.
Kesempatan tidak dibiarkan percuma, sesaat kami langsung membahas tentang batik Pekalongan. Sebelumnya anak-anak sudah pernah berkunjung ke Museum Batik di Yogya, maka sudah sedikit banyak mengenal ciri khas batik Yogya yang kemudian memudahkan saya membandingkan dengan batik Pekalongan. Dan diakhir melewati Pekalongan, anak-anak seru menatap pertokoan sepanjang jalan, mencari wujud batik Pekalongan yang barangkali dipajang dan terlihat mereka. Sayangnya karena diburu waktu, kami tidak sempat mampir di pasar Batik. Insya Alloh saat pulang nanti.
Sebelumnya anak-anak sudah paham bahwa travelschooling kali ini akan dijournalkan dalam bentuk video, maka Q…

packing yukk!!

Seharian ini saya berkutat dengan mensortir pakaian yang akan dibawa (memakan waktu paling lama). Mengecek ulang bawaan dengan list yang sudah dibuat mengulang-ulang rencana perjalanan dengan suami dan lain sebagainya. 
Anak-anak saya minta memilih pakaian yang akan mereka bawa, sebisa mereka, yang sisanya masih saya bantu, dilanjut dengan membersihkan dan menyiapkan keperluan lainnya seperti sepatu, buku-buku dan juga mainan. Menjelang maghrib, barang-barang yang akan saya bawa sudah siap di tasnya masing-masing.
Tantangan selanjutnya ialah mengatur segala barang bawaan tersebut untuk cukup dan masih nyaman didalam mobil. Keliatannya mudah, namun menurut saya dan suami, butuh trik khusus agar kita penumpangpun tetap nyaman selama perjalanan, mengingat perjalanan menuju Malang adalah 2 hari 1 malam. 
Sebelumnya, saya sudah memisahkan tas yang berbeda menurut tempat kami singgah. Tiap tas sudah berisi sejumlah keperluan kami sekeluarga untuk bermalam ditempat tersebut. Tas-tas itu kemudia…

persiapan roadtrip

Lusa insya Alloh roadtrip dimulai. Pagi tadi kami memulai dengan membuat List barang bawaan kami. Anak-anak ikut serta mengingatkan saya akan barang-barang yang mereka butuh bawa selama dalam perjalanan. Mulai dari pakaian, mainan, obat-obatan, bahkan hingga jumlah bantal guling yang perlu di bawa :D
Karena ini ialah perjalanan terpanjang kami setelah Bia lahir, maka sepertinya kami butuh kondisi mobil yang nyaman bagi anak-anak selama perjalanan. Maka, siang tadi, kami (minus si ayah yang kerja) beranjak ke Cirebon mencari toko yang menjual kasur custom. Rencananya, kasur akan diletakkan dibagian belakang mobil sebagai tempat tidur anak-anak selama dijalan. 
Kali ini, anak-anak punya andil besar dalam memilih kasur yang pas. Ketebalan dan kenyamanan yang mereka harapkan. Tidak lupa memilih motif seprei yang akan digunakan untuk kasur tersebut. Oh ya, pilihan kami jatuh pada kasur lipat. Dipikir-pikir kami memang belum punya, dan akan sangat berguna ketika kami kelak kemping ataupun men…