Belajar Dari Anak2...
Dulu ya, mikirnya dalam urusan parenting, kitalah pihak yang megajar, sedang anak2 pihak yang diajar. Tapi semakin waktu berjalan, trus dengan 2 anak ini, semakin saya belajar..ternyata, saya lah muridnya, dan mereka berdua guru saya.
Dari Qeela yang sabar, dewasa, tidak mudah terbawa suasana, namun sensitif, saya merasa tertohok. Semua sifatnya seperti sengaja ditonjolkan oleh Alloh untuk menyindir saya. Karena kesemuanya itu kebalikan dari sifat saya. Boleh ditanya ke sumber terpercaya, kalo kami berdua berinteraksi, siapa yang paling sering ngambek..sudah tentu saya..dan Qeela jadi pihak yang memaklumi, mengikhlaskan, mengalah. Seringkali dia yang meminta maaf. Terkadang saya malah jadi semakin manja dan keras kepala kalo sudah berurusan dengan Qeela. Aihh...anak mama ini, tidak pernah lepas kekaguman pada sifatmu nak. Insya Alloh jadi anak sholeha selalu, alhamdulillah so far doa mama terkabul yak..
Sedangkan Anya, sifat kerasnya, gengsi tingginya, juteknya, dinginnya, hahaha..lagi-lagi menyindir saya. Iya, ini sifat mamanya. Dan ketika melihat Qeela Anya berinteraksi, saya jadi merasa melihat cerminan saya ketika bersama Qeela saja. Dan memang begitulah Alloh menciptakan. Qeela dipasangkan sebagai kakak dari Anya. Kalo bukan Qeela, siapa yang tahan dengan sifat Anya..
Dari mereka berdua saya belajar banyaakkk sekali. Dan kini saya bisa memandang parenthood ini sebagai hal menyenangkan. Proses belajar saya. Memang ya, jadi orang tua itu belajar tanpa batas, hingga ajal. Dan saya belajar paling banyak bukan dari tumpukan buku parenting dipojokan itu, atau dari webinar2..tapi dari mereka..
mamak mamak ohhh mamak mamak...
^__^
Komentar