Anya dan ketiadaan Qeela
Setelah kemarin dengan OHAYO, kali ini dengan sebuah kursusan bahasa Inggris. Emak nampaknya ngajakin anak-anak trial mulu ya? hee..lebih kepada kami merasa Qeela dan Anya sudah seharusnya mulai dipisahkan satu sama lain. Anya belajar tanpa Qeela dan begitu pula sebaliknya. Anak HS seperti Qeela dan Anya, dengan umur yang nyaris sama dan kegiatan yang serupa, jelas membuat mereka bagai tak terpisahkan. Positifnya, mereka jarang kesepian. Negatifnya, mereka terlalu tergantung satu dengan yang lainnya. Yang paling terdampak ialah Anya. Ia sebenarnya memiliki kepribadian yang cukup mengagumkan. Sayangnya ketika diluar rumah, kharismanya tertutupi oleh kepribadian bersinar Qeela. Anya nampak seperti pengikut Qeela dan jarang memutuskan sesuatu sendiri. Balik ke cerita awal. Itulah kemudian kami memutuskan memisahkan mereka melalui kegiatan yang berbeda. Anya kami trialkan sebuah tempat belajar Bahasa Inggris dengan hari trial dan level yang berbeda dengan Qeela. ...