Postingan

Menampilkan postingan dengan label Homeschooling

Apa yang diajarkan?

Biasanya, setelah mengobrol dengan seseorang, saya akan menemukan insight dari hasil obrolan itu. Entah insight itu asalnya dari teman ngobrol, ataupun dari diri saya sendiri. Saya meyakini bahwa berbagi adalah salah satu cara untuk belajar. Iya belajar memahami dan mengolah pikiran saya sendiri yang kemudian menghasilkan kesimpulan yang saya butuhkan.  Dan iya, malam itu kawan mengobrol saya adalah mba Novi. Mba Novi banyak membantu saya selama ini dalam menemukan kekuatan diri saya sendiri. Membantu saya menyimpulkan dan meringkas benang ruwet di kepala yang selama ini berputar-putar kesana kemari. Malam itu pun begitu, ia membantu saya menemukan cara lain memandang proses Homeschooling keluarga kami.  Semua diawali dengan pertanyaan sederhana. Lu kenapa HS? Anak-anak udah sampai mana, Ka? Pertanyaannya sederhana, pendek, tapi bikin emak puter ulang semua bayangan awal ketika memutuskan HS, mengingat kembali proses yang selama ini sudah dilewati, k...

Day 2 travelschooling : Museum Manusia Purba Sangiran

Pagi di Solo,usai sarapan, kami langsung bergerak menuju tujuan utama kami ketika memilih rute roadtrip ini, Museum Manusia Purba Sangiran. Bagi penggila museum seperti Qeela, inilah yang paling ia tunggu-tunggu. Girang bukan main ketika akhirnya kami sampai di museum tersebut. Menurut kami, museumnya cukup apik dengan informasi yang mumpuni perihal manusia Purba. Ada ruang display dan ruang multimedia. Bila punya cukup banyak waktu, bisa mengunjungi situs penggaliannya pula di desa sekitar museum.  Sayangnya kami salah memilih hari. Hari minggu menurut kami adalah hari berkunjung museum yang tidak efektif. Saat kami berkunjung tadi, kami berbarengan dengan beberapa rombongan sekolah. Bahkan kami tidak kebagian guide maupun kursi untuk menonton video di ruang multimedia 😯. Menjadi catatan kami di next kunjungan sepertinya. Apalagi tadi kami belum sempat berkunjung ke situs penggalian. Dari Sangiran, perjalanan dilanjut menuju Batu, Malang. Perjalanan yang awalnya diper...

Day 1 Travelschooling : Roadtrip to the East

Alhamdulillah, ditengah perjalanan kami, saya masih disempatkan Alloh untuk menulis laporan ini. Pagi tadi pukul 06.00 WIB perjalanan kami dimulai dari rumah di Mundu, Indramayu. Perjalanan relatif lancar, anak-anak yang dari subuh diminta mandi dan sarapan, begitu jalan langsung tertidur. Baru terbangun menjelang sampai di Pekalongan. Kesempatan tidak dibiarkan percuma, sesaat kami langsung membahas tentang batik Pekalongan. Sebelumnya anak-anak sudah pernah berkunjung ke Museum Batik di Yogya, maka sudah sedikit banyak mengenal ciri khas batik Yogya yang kemudian memudahkan saya membandingkan dengan batik Pekalongan. Dan diakhir melewati Pekalongan, anak-anak seru menatap pertokoan sepanjang jalan, mencari wujud batik Pekalongan yang barangkali dipajang dan terlihat mereka. Sayangnya karena diburu waktu, kami tidak sempat mampir di pasar Batik. Insya Alloh saat pulang nanti. Sebelumnya anak-anak sudah paham bahwa travelschooling kali ini akan dijournalkan dalam bentuk vi...

School for HS facilitator

Sejak pulang dari kunjungan belajar di Salatiga, saya dan paksuami makin merasa butuh belajar sesegera mungkin sebagai fasilitator anak-anak homeschool inih. Secara yah, kami merasa miskin ilmu sekali baik dalam dunia keilmuan umum maupun pendidikan anak. Ntah bagaimana nanti mereka memilih mendapat ilmu dengan atau tanpa pendampingan kami, kami merasa butuh belajar sebanyak-banyaknya dahulu. Angin segar ketika selang seminggu sepulang dari Salatiga, saya diinfokan seorang teman bahwa pak Dodik dan bu Septi akan mengadakan event bertajuk ' School for Homeschool Fa cilitator '. Itulah mengapa saya butuh FB saya aktif, karena info-info begini dibagikan di laman FB penyelenggara. Sempat maju mundur cantik untuk mendaftar berkaitan dengan keterbatasan dana akibat sebelumnya baru mendaftar Perak 2016. Dan, kebobrokan pengaturan uang kami juga turut andil kegalauan mamak untuk mendaftar. Tapi karena merasa memang butuh, mendaftarlah suami tanpa diganduli anak istri. Acara ini d...

Anya: Perdana mandi hujan

Gambar
Hari ini tetiba hujan derasss sekali. Tidak seperti biasanya yang hanya rintik-rintik. Sesuai janji kami dari dulu, ketika hujan deras dan tanpa petir, anak-anak kami perbolehkan main hujan. Begitulah sore ini. Saya dan si ayah tumbuh dimasa dimana main diluar itu ialah satu-satunya kegiatan kami di waktu luang. Main di got, mengejar layangan putus, naik gunung, tidak ketinggalan bermain hujan. Sudah jadi keinginan kami untuk anak-anak memiliki masa kecil seperti itu. Makanya sejak lama, anak-anak sudah dibolehkan mandi hujan. Hanya saja, tinggal di pinggir laut begini, curah hujan tak sbanyak ditempat lain. Sekalinya hujan, hanya rintik-rintik. Kalo pun deras, hujannya malam hari. Seingat saya ya, sejak masuk musim hujan, baru hari ini, sepindah kami kemari, hujan turun deras di siang-sore hari. Anak-anak girang, berlarian ke halaman belakang. Untuk Anya sendiri, inilah pengalaman pertamanya. Dulu saat kecil, ia takut bila saya ajak main hujan. Dan ketika sekarang bisa, bukan kepa...

Piknik Komunitas Bestari : Pantai Tirtamaya

Hari ini merupakan hari yang melelahkan sekaligus menyenangkan buat saya. Hari ini, hari Senin, seperti biasa menjadi hari kumpul rutin Komunitas Bestari. Hanya saja minggu ini berbeda. Acara mingguan kali ini saya digilir sebagai Penanggung Jawab kegiatan serta acara. Sempat bingung ingin mengadakan kumpul dimana, sedang kalau dirumah saja sepertinya anak-anak cepat bosan, saya dan suami setuju mengangkat tema 'Piknik di Pantai' untuk kegiatan minggu ini yang kemudian langsung disambut ramai oleh teman-teman di group. Sayangnya, hari ini kegiatan berjalan dengan tanpa formasi lengkap. Mba Widya harus secara mendadak ke Jakarta untuk mengurus surat pindah, Mba Yuni dan Mba Ratna yang sedang sakit, dan mba Rini yang baru kemarin minggu pulang dari Umroh dan ingin istirahat dulu. Jadilah hari ini hanya tim kak Enno, Teh Evie dan mba Cas yang datang. Awalnya saya pikir akan berasa sepi, ternyata salah besar. Baik anak-anak maupun ibu-ibunya tetap bisa menikmati kebersamaan ka...

berkomunitas dalam homeschooling

ketika kami memilih homeschooling sebagai pendidikan untuk keluarga kami, sosialisasi menjadi momok bagi kami. Bagaimana bila anak-anak kehilangan lahan sosialisasi ketika sudah tidak kami sekolahkan disekolah formal. Bagaimana ibu bapaknya bisa tetap 'waras' ketika berkecimpung dengan segala naik turunnya ber-HS. Berkomunitaslah jawabannya.. Niatan untuk Homeschooling sudah tercetus jauh sebelum akhirnya keputusan HS diambil. Hanya saja, saat itu kami, saya tepatnya, belum berani dikarena merasa sendirian. Saya takut ketika saya mengalami sesuatu yang tidak sesuai ekspektasi saya, saya akan terpuruk sendirian. Itulah kemudian saya sendiri maju mundur untuk memulai HS dalam keluarga kami. Tapi kemudian, seakan dapat jawaban dari Alloh SWT. Saya mengenal mba Widya dan pak Bambang yang ternyata sudah menjadi praktisi HS bertahun-tahun, dan alhamdulillahnya mereka tinggal satu komplek dengan kami. Bahkan berselang 1 rumah saja dengan rumah kami. Dari sanalah saya kemudian sed...

Qeela Belajar Bersepeda Roda Dua

Sudah sejak lama ,kami, saya tepatnya, ingin mengajari Qeela (5 tahun) bersepeda roda dua. Selama ini, sebagai pertimbangan kami, Qeela sudah mahir mengendalikan sepeda roda empatnya. Ia tidak ketakutan atau panik ketika harus meluncur disebuah turunan dengan kecepatan tinggi. Ia juga dengan mudah saja bisa tetiba membanting stang (bukan setir) ke kiri ataupun ke kanan ketika ada kendaraan lain melaju didekatnya. Ia sudah seperti menyatu dengan sepedanya ketika bermain sepeda. Keinginan saya ini sudah pernah saya ajukan padanya. Saat itu ketika saya sedang hamil 7 bulan. Saya minta ia mencoba sebentar merasakan naik sepeda roda dua dengan melepaskan dua roda pembantunya. Alhamdulillahnya Qeela adalah anak yang mau mencoba hal-hal baru. Jadi kemudian ia menyetujuinya dan kamipun mulai berlatih di depan rumah.  Wajar saja ya, ketika itu saya belum tahu metode yang pas untuk mengajarkan anak bersepeda. Saya memilih melakukan hal yang sama dengan yang dilakukan orang tua saya ...

Parenting..

Ini agak random sebenarnya.. lagi ngapain trus tetiba pengen nulis apaan.. Hari ini group-group komunitas di WA agak sedikit ramai. Dengan macam-macam kulwapnya yang kebanyakan belum saya baca tuntas (maklumkan dengan kegiatan rumahtangga tanpa ART dengan 3 balita). Kemudian diakhir kulwap, justru banyak sekali diskusi yang malah lebih menarik perhatian saya.  Seperti halnya diskusi emak-emak pada umumnya, ada yang curhat seputar permasalahan pendidikan anaknya, dan ada pula yang turut rembug memberikan solusi. Selama ini saya hanya sebagai silent reader . Masuk group cuma pagi hari saat absensi. Selebihnya, lebih sering membaca hasil kulwap atau obrolan ibu-ibu itu dimalam hari atau ketika sedang santai kelar menyusui Bia.  Malam ini, obrolan berlanjut seputar tantrum. Iyak tantrum. Masalah kebanyakan orang tua. Memang kenyataannya tidak semua anak-anak mesti melalui masa tantrum, tapi ya kebanyakan iya. Saya sendiri, benar-benar mengalami ketika sudah ber...

Homeschooling..

Gambar
Homeschooling  jadi bahasan kami sebagai orang tua sudah sejak lama. Mengingat betapa tidak 'aman' nya dunia pendidikan kita saat ini. Bukan menyenangkan seperti layaknya kita dahulu, pendidikan sekarang malah menjadi beban berat bagi anak-anak yang sebenarnya belum saatnya menerima beban tersebut. Keputusan HS sendiri maju mundur dari dulu. Mulai tertarik sebenarnya saat Qeela menjelang usia 3 tahun. Tapi baru benar-benar kami dalami setahun belakang. HS bukan paksaan pada Qeela maupun Anya. Walau Qeela bersekolah formal, pendidikan dirumah tetap berbasis keluarga. Keputusan HS kami serahkan sepenuhnya kepada anak-anak.  Tadinya, kami mempelajari seputar HS sebenarnya hanya sebagai opsi pembelajaran dirumah ketika Qeela sedang ogah mengikuti kelas disekolah. Mungkin karena itu juga jadi sepertinya keputusan HS jadi maju mundur. Sampai pada akhirnya, pertengahan tahun ini, Qeela mendadak minta sekolah dirumah saja. Padahal sebulan sebelumnya dia yang meminta melanju...

Bersiap untuk Fesper 2015

Gambar
Alhamdulillah akhirnya bisa ikutan daftar Fesper tahun ini.. alhamdulillah juga langsung dapat seat ..pembayaranpun sudah done .. cihuy.. ngikut Fesper tahun ini, ada rasa excited dan was2.. Excited karena bakal kumpul dengan teman2 baru, dan beberapa teman2 yang diajakin dan mau ikutan.. was-was karena ngerasa event kali ini banyak sekali pesertanya, takut ntar ga kepegang smua deh sama panitia, takut nanti malah ga bisa berbaur dan mengelompok jadinya.. tapi semoga itu cuma kekhawatiran kosong saya yaaa.. aamiin.. Secara kan ini komunitas baru buat saya..jadi teman saya ya baru itu2 saja.. Eh iya.. tetangga 2 rumah dari saya ikutan juga...mba Widya dan Mas Bambang.. ga heran sih, mereka memang sudah 2 tahun belakangan menerapkan Homeschooling pada anak2nya.. saya pun banyak belajar dari mba Widya.. Ada mba Azi skeluarga juga...perdana kayaknya bakal jadi tempat kopdar setelah resign dari perusahaan pak suami.. Ada mba Shitra, mas Doddy, dan Zah...

Update : Foto-foto CASPPER 2015

Gambar
Biar kerasa gregetnya cerita postingan sebelumnya.. dipostingin beberapa foto Caspper kemaren yaa, versi juru foto panitia... tanpa sadar, ga punya banyak foto2 di HP sendiri saking sibuknya sama kegiatan. Alhamdulillah jarang2 pegang HP jarang :p Spanduk wajib disetiap kegiatan Camping Koper Mandiri Keluarga besar Caspper 2015 Belajar mewarnai menjelang susur sungai Pemandangan malam saat peneropongan bintang Qeela + Qonita Treasure Hunt...semangat ayahh!!sampai bolak balik nyemplung :p Group buah Naga saat Susur Sungai

menikmati CASPPER 2015

Akhirnya disempat2kan lah menulis ini postingan, sebelum nantinya sibuk heboh sama hal lain lagi. Petualangan menuju Caspper kemaren dimulai dari hari Kamis, 7 mei 2015, sore hari sepulang ayah ngantor. Packing baru kelar sekitar jam 3 an ya, serba lari2, bersyukur sekali dengan bantuan si mba, saya cuma bagian packing , dan si mba lah yg urusan menata dimobil. Tidak lupa juga bawa bekal. Sekitar setengah 4 an akhirnya kita berangkat dari rumah, jemput Ayah dulu dikantor. Dan langsung Cuss...bismillah.. Kami memutuskan mengambil jalur pantura, walo jatuhnya jadi lebih jauh menuju Yogya, tapi at least lebih tenang. Sekalian nyoba ini rute karena belum pernah sebelumnya. Semua karena jalur biasa (selatan) sempat mengalami longsor parah sampai putuslah jalurnya, kabar terakhir sebelum berangkat sih memang itu jalur udah bener, tapi berhubung ini perjalanan malam, kami agak was-was, jadi lebih baik lewat pantura saja. Tiba di Miliran (tempat nginap kami sementara, rumah tante) ...

2 hari menuju CASPPER 2015

Assalamualaikum.. Halloo.. ga kerasa tau-tau tinggal 2 hari lagi menjelang CASPPER 2015 antara seneng dan was-was..campur aduk jadi satu. kenapa? karena mamak makin sering kontraksi.. mana pas minggu lalu minta ijin pak dokter, dy jawabnya santai banget.. 'yaa boleh aja bu, tapi siap2 kalo tiba2 mules ya belok ke RS yaa' sambil nyengir.. ishh..mamak kan jadi kepikiran ya.. sampe kebawa mimpi, mimpi lahiran di tenda pas CASPPER..hehhe.. Oh yaa.. mau ngapain aja kita disana? baru kemaren minggu di bagiin PDF panduan CASPPER, dan akhirnya keluar juga jadwal kegiatannya.. copas yakk Susunan Acara CASPPER 2015 Jumat, 8 Mei 2015  13.00 – 14.00 : Check in peserta, penyelesaian administrasi  14.00 – 14.30 : PEMBUKAAN, sambutan, yel-yel  14.30 – 16.00 : “Pengembangan Bakat Anak” bersama Kumala, Psi  14.30 – 16.00 : Pararel, anak-anak Nature Art bersama Pak Iwan, SPd  16.-00 – 17.00 : Angklung (anak-anak didampingi ortu)  ...