Langsung ke konten utama

Selalu ada Hikmah


Eaa...yang mulai ngeblog lagi :P
Mungkin karena nyari tempat cerita, tapi kayaknya terlalu umum kalo dipajang di IG, apalagi FB. Jadilah blogger dibuka lagi :D





...




Jadi, ketika dulu mulai pindah sini, saya seringkali bertanya-tanya maksud Alloh. Saya selalu yakin bahwa apa yang terjadi pada diri saya adalah cara Alloh berkomunikasi dengan saya. Begitulah adanya ketika kami dimutasi ke Mundu.


Diawal kepindahan -hingga beberapa minggu lalu-, saya masih mencari-cari makna kepindahan kami kesini. Ntah apa 'tugas' kami disini, ataupun pesan apa yang ingin Alloh sampaikan pada kami. Dan baru beberapa hari ini saya pahami, dan kesimpulanpun baru saya dapatkan pagi tadi.


Sebelumnya, saya rasa, as a human being, saya adalah pribadi yang (cukup) baik. Berusaha sebaik mungkin untuk tidak menyakiti orang lain, berusaha membantu bila dibutuhkan, tidak (terlalu) cuek dengan sekitar, berusaha ramah, dll. Ternyata saya SALAH. Alloh seakan-akan menyentil saya, sebagai pribadi ternyata masih jauh dari BAIK. Saya dipertemukan dengan sosok-sosok yang pribadinya sungguh baik tanpa mereka menyadari. Pribadi yang selalu haus akan menolong orang sekitar. Pribadi yang low profile, ramah maksimal, jauh dari kesan individualis.
Ketika usai bersama mereka, saya akan pulang dengan rasa berat didada. Berat karena merasa diri ini sangat banyak kekurangan dan akan banyak pe er yang harus saya kejar.

Alhamdulillah Alloh akhirnya menunjukkan maksudNya (sejauh yang saya pahami). BAIK saja tidak cukup..BERMANFAAT akan lebih BAIK. Kami diletakkan disini karena Alloh ingin kami belajar meningkatkan diri menjadi sosok yang bermanfaat kelak. Mari bulatkan tekad, perbaikan harus terjadi. Ini proses menjadi manusia bermanfaat. Keluarga Barokah. Aamiiin.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

akhir dari jajan Dsog...

aww... malam ini lagi hepi banget ceritanya.. kenapa oh kenapa, karena ternyata saya menemukan apa yang selama ini dicari.. memang yaa, segala hal itu ada maksudnya kenapa bisa terjadi.
Semua berawal dari betenya saya sama RS ngetop satu ntuh, yang dengan sukses ngilangin medical record sayah. Dan respon suster2nya yang jutek, malah terkesan kasar ngomongnya saat saya agak ngomel. Dan ah gemesnya saya, jadi mohon maaflah saya akhirnya memutuskan untuk ga lagi2 k RS itu, terutama untuk kontrol ke Dsog langganan selama ini. Pokoknya ga mau urusan sama suster2 bagian pemeriksaan awal..
Nah balik ke cerita ya.. kan kan, kemaren2 karena belum nemu dokter yang se visi dan misi ( menganut paham Gentle Birth) di Cirebon, atau nemu bidan yang pas buat diajak home birth dirumah, saya pun berniat untuk pasrah lahiran di Purwokerto lagi (Cilacap tepatnya). Tapi begitulah, suami tidak ridho rupanya. Si pak suami agak keberatan berhubung lahirannya itu cuma terpaut beberapa minggu dengan awal puasa, kan m…

menyambut Baby T

Alhamdulillah ya. kesampean nulis lagi walo disela-sela ribet ngurusin 2 bocils. jadi akhirnya bisa juga (insya Alloh) berbagi kisah penyambutan si baby T, yang selama ini ditunggu-tunggu.
Pengen banget berbagi sama semua tentang indahnya kehamilan+persalinan kali ini. Niat hati sekalian memperkenalkan Gentle Birth..menularkan virusnya sama pembaca lain. Semoga kesampean.

Setiap kehamilan dan persalinan adalah unik ya. Hamil pertama dan kedua berbeda total, apalagi persalinannya. Semasa hamil pertama ya, boleh dibilang saya masih 'miskin' ilmu. Yang saya tau, persalinan itu proses menyakitkan, hidup dan mati. Dan begitulah yang terjadi pada saya saat persalinan pertama, alam bawah sadar saya bekerja sesuai pemahaman saya tentang persalinan. Ga mau kejadian sama terjadi dipersalinan kedua, saya pun mulai berdayakan diri. Yang saya tau saat awal kehamilan kedua adalah bahwa mungkin Hypnobirthing bisa membantu saya.
Hypnobirthing bukan hal baru dikehamilan kedua. Sebelumnya, di keham…

School for HS facilitator

Sejak pulang dari kunjungan belajar di Salatiga, saya dan paksuami makin merasa butuh belajar sesegera mungkin sebagai fasilitator anak-anak homeschool inih. Secara yah, kami merasa miskin ilmu sekali baik dalam dunia keilmuan umum maupun pendidikan anak. Ntah bagaimana nanti mereka memilih mendapat ilmu dengan atau tanpa pendampingan kami, kami merasa butuh belajar sebanyak-banyaknya dahulu.
Angin segar ketika selang seminggu sepulang dari Salatiga, saya diinfokan seorang teman bahwa pak Dodik dan bu Septi akan mengadakan event bertajuk 'School for Homeschool Facilitator'. Itulah mengapa saya butuh FB saya aktif, karena info-info begini dibagikan di laman FB penyelenggara. Sempat maju mundur cantik untuk mendaftar berkaitan dengan keterbatasan dana akibat sebelumnya baru mendaftar Perak 2016. Dan, kebobrokan pengaturan uang kami juga turut andil kegalauan mamak untuk mendaftar. Tapi karena merasa memang butuh, mendaftarlah suami tanpa diganduli anak istri. Acara ini digadang-…