menikmati CASPPER 2015

Akhirnya disempat2kan lah menulis ini postingan, sebelum nantinya sibuk heboh sama hal lain lagi.
Petualangan menuju Caspper kemaren dimulai dari hari Kamis, 7 mei 2015, sore hari sepulang ayah ngantor. Packing baru kelar sekitar jam 3 an ya, serba lari2, bersyukur sekali dengan bantuan si mba, saya cuma bagian packing, dan si mba lah yg urusan menata dimobil. Tidak lupa juga bawa bekal. Sekitar setengah 4 an akhirnya kita berangkat dari rumah, jemput Ayah dulu dikantor. Dan langsung Cuss...bismillah..

Kami memutuskan mengambil jalur pantura, walo jatuhnya jadi lebih jauh menuju Yogya, tapi at least lebih tenang. Sekalian nyoba ini rute karena belum pernah sebelumnya. Semua karena jalur biasa (selatan) sempat mengalami longsor parah sampai putuslah jalurnya, kabar terakhir sebelum berangkat sih memang itu jalur udah bener, tapi berhubung ini perjalanan malam, kami agak was-was, jadi lebih baik lewat pantura saja.

Tiba di Miliran (tempat nginap kami sementara, rumah tante) sekitar pukul 12 malam. 8 jam jatuhnya ya perjalanan kami termasuk istirahat sholat dan makan. Nyampe rumah si tante langsung lah nggeletak tidur, kecapean.

Besoknya, Hari H yang ditunggu, karena acara mulai siang usai sholat Jumat, jadilah pagi2 itu kami masih leha2. Tepatnya bolak balik tidur bangun. Karena asli ya, capeknya ituuu g ilang2 perasaan. Sambil menanti si Ayah sholat Jumat, saya mengecek ulang perlengkapan kami juga peta menuju lokasi. Ternyata, perjalanan menuju lokasi itu tidak mudah. Petanya rupanya kurang akurat (yang kemudian saya komplain ke panitia perihal ini peta), yang bikin kami nyasar hingga telat setengah jam dari jadwal.

Alhamdulillahnya (eh) bukan kami saja yang telat. Jadwal pertama sebenarnya adalah seminar, tapi molor agak lama gegara pembicaranya pun nyasar. Jadi acara yang harusnya mulai jam 2 molor jadi jam 3. Kami batal telat. Oh ya, begitu datang, saya langsung ditunjukan tendanya dimana, ternyata khusus bumil, tendanya dipasang dekat dengan kamar mandi, tapi malah jauh dari tenda2 yang lain. Dengan kebaikan hati mba Shant, saya diperbolehkan dapat tenda ditengah, bersama2 dengan tenda lain, konsekuensinya ya agak jauh jalan ke kamar mandinya.


Selama saya seminar, si Ayah dan anak2 langsung menuju kegiatan pertama mereka, yaitu mewarnai dan melukis. Perdana untuk Qeela Anya melukis di kanvas dan pake cat khusus juga. Dan yang jelas mereka menikmati sekali. Dari melukis, kami berpindah limasan, menuju tempat bermain Angklung. Aiiihh, jadi nostalgia main Angklung jaman TK dlu. ahaha, awalnya Qeela Anya kayak g tertarik, ntah kenapa. Si Qeela lebih tertarik dengan keyboard dipojok ruang yang digunakan guru Angklung untuk mengiringi permainan Angklung anak2. Jadi jatuhnya, malah saya dan si Ayah yang mainan Angklung, tapi sungguh ya, seruuu sekali. Qeela akhirnya mau main, tapi tetap dengan bantuan saya. Mungkin karena masih kagok menggoncang si Angklung. Pas latian itu, sekaligus anak2 dilatih untuk perform malamnya sebagai acara hiburan.


Malamnya, saat malam perkenalan, kami diharuskan berdiri, menjadi ular naga, kemudian berkeliling sembari berkenalan dengan semua keluarga lain. Menyenangkan, diiringi instrumen, kami berkeliling, berkenalan, tertawa, dan yang jelas anak2 girang. Acara dilanjut dengan perform dari peserta. Ada mas Fattah yang mempresentasikan hobinya mengoleksi lego, ada pertunjukan pantomim, ada balet, ada sulap, ada pula mini drama musikal tentang metamorfosis kupu2. Tidak lupa juga pertunjukan Angklung dari kami2 yang sebelumnya sudah latihan. Malam yang menyenangkan.


Oh iya, lokasi tempat camping kali ini ialah di Resto Kembang Jawa. Ini resto memang gabung dengan tempat outbound, susur sungai, kebun salak, dan juga ada camping ground. Jadi di satu tempat, udah ada semua deh ya. Kalo siang adem2 biasa, tapi malamnya, hmm jangan tanya. Malam pertama kami disambut dingin mencekam. Ga hujan tapi tenda kami basah, mungkin kabut tebal ya. Tidur dengan jaket tebal, kaos kaki, dan 2 lapis selimut. Alhamdulillahnya anak2 ga ngeluh sama sekali, malah nyenyak banget tidurnya. Acara malam ini ditutup dengan pengamatan bintang, sayang saya ga ikut serta karena udah ngantuk berat, jadi ditenda aja sama anak2, yang ikut malah si ayah..sampai ntah jam berapa.


Esok paginya, hari dimulai dengan Sajojo bareng...dilanjut jalan2 berkeliling kebun salak. Kebunnya lumayan besar. Pulangnya kami diarahkan melalui jalan setapak dipinggir sungai kecil. Banyak anak2 yang lebih besar turun ke sungai, eh Anya Qeela juga sempet dink. Saya tidak lupa memesan Salak untuk oleh2 pulang tentu saja. Setelah istirahat, duduk2, mandi, dan beberes. Kegiatan selanjutnya ialah membuat mainan. Untuk usia Qeela dan Tanya, mereka diminta mewarnai wayang2an orang. Qeela yang senang nih, mewarnai..hhehe..walo masih dengan bantuan mama sedikit :P


Kelarnya kami lanjut ke limasan lain, untuk sesi anak2 dengan kak Reza. Nah ini nih, disini kak Reza mendongeng, menghibur anak2. Tidak lupa juga mengajak Dody, pemenang pantomim nasional. Disini keliataaan banget Qeela takjub dengan dunia baru. Iya perdana buat Qeela nonton pantomim. Sampai berdiri2, bengong, nganga...dan sampai sekarang diulang2 terus pertunjukan pantomim yang dia tonton itu. Hihihi, doyan?minat?bakat? 


Untuk hari kedua ini, saya ga banyak kegiatan. Lebih ke ngikutin anak2 aja. Qeela udah mulai kenal sama teman baru, Qonita, jadi otomatis seharian itu dia kemana2 sama si Qonita. Lebih banyak ga ngikutin kegiatan terencana, lebih banyak dipinggir kolam sambil main masak2an dengan Qonita. Apapun, yang penting si anak girang. hee..


Malamnya selepas maghrib, acara dilanjut dengan family games. Ini seru nih, dari mulai tebak2an lagu, tebak2an permainan, dan banyak lagi. Kami dihibur habis. tertawa bersama, kenal ga kenal. Disini saya benar2 merasa nyaman ya, saya bisa berbaur dengan orang2 yang tidak saya kenal, yang tidak saya ketahui latar belakangnya, saya jadi diri saya sendiri. Pak suami juga ternyata menikmati. Tidak hanya anak2 yang nambah teman, kamipun orang tua juga menambah teman. Senangnya karena teman2 kali ini adalah teman2 dengan satu minat. Saya bertemu mereka2 yang punya passion yang sama dalam dunia parenting, banyak sekali ilmu yang saya dapat dari teman2 baru. Sedangkan pak suami, tanpa sengaja menemukan juga teman dengan minat yang sama, seputar kopi dan astronomi. Malam itu kami berbaur bersama, ditemani api unggun yang menghangatkan sekaligus menyahdukan suasana. Alhamdulillah atas nikmat ini.


Ga kerasa ya, hari ketiga dan terakhir tiba juga. Hari ini sebenarnya yang paling kami tunggu2. Semacam puncak acara lah. Treasure Hunt dan susur sungai. Kami semua dibagi dalam beberapa kelompok. Dan dimulailah games yang setiap games akan membuka  jalan untuk lebih dekat dengan harta karun. Disini saya ga ikut langsung karena memang kondisi hamil gedenya ini kayaknya agak merepotkan nantinya. Tapi saya dan Anya ikut serta perjalanan kelompok Buah Naga dari satu post ke post lain. Jadi penyemangat. Qeela dan Ayah ni girang banget. Nyemplung2 empang. Alhamdulillahnya Qeela ga takut lho untuk masuk2 ke sawah, basah2an. Beda sama mamaknya yang jijikan. Hehehe.. 

Dan ada satu games yang bikin saya bangga sekali dengan Qeela. Yaitu mengambil bola melewati titian papan ukuran 150x15 cm. Kecil banget kaaann. Dan karena titiannya itu papan kecil tipis, jadi diputuskan anak2 saja yang mengambil, bapak2 yang menahan. Dikelompok kami ada 3 anak2. Qonita, Qeela, dan Chika. Qonita sudah nyerah dari awal karena ngeri (saya aja ngeri liat titiannya). Eh tapi Qeela malah dengan pedenya bilang berani. Jadi ya sudah nak, mama relakan. Hee..sambil saya semangatin dari pinggir, Qeela dengan berani ngelewatin itu titian untuk ngambil bola, dengan resiko nyemplung pastinya. Berdua dengan Chika, bola akhirnya berhasil kami ambil semua dalam waktu singkat. Selepas itu, saya peluk Qeela, ah ga kerasa netes juga deh sedikit. Bangga betul dengan si anak gadis. Walo cuma begitu, keberaniannya bikin saya takjub. Anak mama sudah besar.

Dari treasure hunt disekitar lokasi kemah, lanjutlah susur sungai. Disini saya betul2 tidak ikut. Secara ada resiko saya bakal melahirkan di air sungai melihat medannya yang naik turun nyelam2. hahaha..jadi biarlah Qeela dan ayah saja yang ikut serta.

Untuk para ibu2 yang tidak ikut susur sungai, kami semua berkumpul di limasan, mengobrol, sambil ngeteh ngemil, dan membuat pigura. HOreehh, terakhir bikin beginian kali jaman sekolah ya. Kepikiran buat bikin dirumah juga, tapi bahan2nya ga punya, dan agak susah cari pigura karton begitu kayaknya. Tapi kelak lah, sembari ngajak anak2 komplek kali yaa..
Ga disangka ya, acara susur sungai itu sampai 2,5 jam. Dan kata pak suami, 1,5 jam terakhir sembari gendong Qeela yang tidur. Hahahha..jadi Qeela ketiduran gegara capek dan dingin kayaknya. Jadi sambil tidur ya diajak nyemplung2 air.
Siang sudah tiba, kelar mandi2 selepas susur sungai, kami makan siang dilanjut pulang. Ada sisa hati kami tertinggal di lokasi. Rasanya beraaat sekali melangkahkan kaki pulang. Sampai sempat nahan2 pulang hingga tinggal beberapa yang dilokasi. Saya agak sedih berpisah dengan mba2 sahabat baru. Mba Prima yang jauh2 dari Surabaya, Mba Ike, Mba Wulan yang dari ujung Bekasi, Mba2 panitia yang baiiiiik sekali. Ahh, sambil berpelukan pisah2an, kami saling berbisik.. "Sampai bertemu di Fesper nanti Agustus yaa"

Semoga memang rejeki kami ya kawan..

bisa bertemu sahabat2 baru yang dalam 3 hari saja sudah nyaris seperti keluarga sendiri..
kami menanti kunjungan kalian di Cirebon
tetap saling kontak, pun misal tidak ketemu di Fesper, insya Alloh kami hadir di Caspper tahun depan..
aamiin..

P.S. Ditunggu uploadan foto2nya yaaa ^___^

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Meruntuhkan Label : Tidak Cinta Diri

berdamai dengan keadaan..

menyambut Baby T