4 pasien dirumah
Hari ini saya disibukkan mengurus 4 pasien dirumah. Semalam betul-betul yang paling berat untuk saya. Saya harus membagi fokus ke 3 anak (alhamdulillah si ayah lebih banyak tenang), yang ketiganya dalam kondisi terberat saat sakit ini. Si Sulung mengeluh sakit perut, si Tengah sakit kepala, sedang si Bungsu tidak nyenyak sama sekali sepanjang malam. Ia menangis minta digendong hingga pagi ini matanya bengkak.
Di fase seperti inilah saya merasa the power of emak-emak memang benar adanya. Semengantuk apapun, saya bisa sigap terbangun begitu mendengar rintihan mereka. Pun pagi ini langsung menyetir 1 jam perjalanan ke Cirebon demi mengantar ke 4 pasien saya berobat.
Hari ini tanpa kami sadari pula menjadi fase belajar kami. Baik komunikasi produktif maupun latihan kemandirian. Saya berusaha menggunakan kaidah komunikasi produktif saat berkomunikasi dengan anak-anak yang rewel bukan main. Tantangan bagi saya menjaga kondisi mood saya untuk tetap menjaga tone saya ketika berbicara dengan anak-anak. Kaidah clear & clarify menjadi andalan ketika mengobservasi kondisi mereka.
Untuk latihan kemandirian, anak-anak masih melanjutkan latihan kemarin yaitu mandiri mengenali kebutuhan diri. Mengenali alarm diri. Mereka mulai sadar kebutuhan akan sembuh adalah istirahat cukup dan makan makanan sehat. Maka kali ini merekalah yang semangat meminta asupan sehat dan juga beristirahat dengan baik. Alhamdulillah malam ini Qeela si Sulung menunjukkan perbaikan kondisi, demamnya sudah turun. Tinggal memulihkan diri sepulih-pulihnya. Dan semoga segera menyusul adik-adik juga ayahnya. aamiin
#hari7
#tantangan10hari
#latihankemandirian
#gamelevel2
#kuliahbunsayIIP
Komentar