Kemandirian : pe er pertama usai sapih
Rutinitas satu mempengaruhi rutinitas lain. Begitu pula dengan rutinitas menyusui. Hal ini terjadi pada saya dan Bia.
2 tahun lebih ia menyusu. Dan saat keluar kota, ia akan menolak duduk di carseat dan meminta dipangku saya untuk menyusu. Pe er saya kemudian selepas sapih ini ialah meminta ia kembali duduk di carseat selama perjalanan.
Hari ini kami melakukan perjalanan jauh perdana setelah sapih, ke Semarang demi acara kumpul keluarga besar PoepoJoedo. Strategi awal supaya iya tidak minta dipangku didepan adalah dengan menjadikan saya supir😅. Iya, saya mengajukan diri bergantian dengan suami untuk menyetir demi membuat Bia tetap bertahan di carseat. Di awal semua berjalan lancar. Ia asyik bersenandung, bermain dengan kakak-kakak, atau mengemil.
Tantangan pertama ketika ia mulai mengantuk. Disini ikhtiarnya dimulai. Ia menangis heboh meminta duduk didepan. Saya berusaha tidak terganggu. Saya bisa. Ia mampu. Dan akhirnya tertidur di carseat setelah lelah menangis.
Kegagalan saya hari ini ialah ketika terbangun, ia menangis lapar sedang posisi makanan ada didepan saya. Maka kemudian saya sendiri yang tidak memegang perkataan sndri😫 dengan menggendongnya ke depan untuk menyuapi. Apa akibatnya? Saat menulis ini, ia sedang menangis mengamuk ketika saya kembalikan ke carseatnya. Rasanya tangisan saat ini lebih keras dibanding saat pertama tadi.
Perjalanan kami masih 1 jam ke depan. Semoga saya diberi kekuatan olehNya agar tidak tergoda kali ini. Dan semoga perjalanan pulang kami lusa esok ia sudah lebih bisa diajak bekerja sama. Aamiiin
#hari2
#tantangan10hari
#gamelevel2
#kuliahbunsayIIP
#melatihkemandirian
Komentar