Saatnya total bersama mereka

Setelah semalaman saya nyaris tidak tidur dikarenakan menemani si sulung yang sedang sakit hingga 40,6 dercel, pagi ini saya dikagetkan dengan demam mendadak si bungsu. Pagi ini Bia bangun dengan keadaan sehat. Ia mandi, makan, dan bermain seperti biasa, namun menjelang siang, ia tetiba nampak lemas dan minta gendong saya. Saat itulah saya tau bahwa tubuhnya demam. Saat diukur, termometer menunjukkan angka 39,5 dercel. Innalillahi. Bia sakit juga.

Setelah bermusyawarah dengan suami, kami putuskan membawa 2 pasien kecil ini ke klinik dalam komplek. Menurut suami, sudah cukup memeriksakan diri ke klinik dengan dokter umum sebelum memutuskan membawa mereka ke SpA di Cirebon (Mundu-Cirebon 35 km). Anya, si tengah, tinggal dirumah bersama ART yang saya minta pulang telat demi menemani Anya. Menurut dokter, Qeela sedikit mengalami radang tenggorokan. Melihat kondisi kedua anak ini, anggapan dokter kemungkinan ialah virus. Maka pulang tadi kami hanya dibekali obat penurun panas dan vitamin. Sehat nak..

Sepulang dari klinik, ternyata pasien saya bertambah 2. Paksu dan Anya kemudian ikutan demam tinggi. Ya Alloh, semoga sakit mereka menjadi penggugur dosa. Dan semoga Alloh paring kesehatan bagi saya untuk menjaga mereka.

Latihan kemandirian kami qodarulloh harus berubah. Kondisi ini tidak memungkinkan mereka menjalankan latihan yang sebelumnya dijalankan. Bia yang sakit begini sampai-sampai mengompol saking lemas menuju kamar mandi. Ah sehat ya nak. Latihan teringan yang saya rasa bisa dilatih saat ini ialah latihan mengenali kondisi mereka masing-masing. Saya minta mereka minum bila haus, makan bila lapar, dan kenali apa yang tubuh kita butuhkan. kenali alarm tubuh. Bila tidak sanggup, saya bisa menolong mengambilkan apa yang mereka butuhkan.

Sehat Ayah, Qeela, Anya, Biaaaa...



#hari6
#gamelevel2
#latihankemandirian
#tantangan10hari
#kuliahbunsayIIP

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Meruntuhkan Label : Tidak Cinta Diri

berdamai dengan keadaan..

menyambut Baby T