berkomunitas dalam homeschooling
ketika kami memilih homeschooling sebagai pendidikan untuk keluarga kami, sosialisasi menjadi momok bagi kami. Bagaimana bila anak-anak kehilangan lahan sosialisasi ketika sudah tidak kami sekolahkan disekolah formal. Bagaimana ibu bapaknya bisa tetap 'waras' ketika berkecimpung dengan segala naik turunnya ber-HS. Berkomunitaslah jawabannya..
Niatan untuk Homeschooling sudah tercetus jauh sebelum akhirnya keputusan HS diambil. Hanya saja, saat itu kami, saya tepatnya, belum berani dikarena merasa sendirian. Saya takut ketika saya mengalami sesuatu yang tidak sesuai ekspektasi saya, saya akan terpuruk sendirian. Itulah kemudian saya sendiri maju mundur untuk memulai HS dalam keluarga kami.
Tapi kemudian, seakan dapat jawaban dari Alloh SWT. Saya mengenal mba Widya dan pak Bambang yang ternyata sudah menjadi praktisi HS bertahun-tahun, dan alhamdulillahnya mereka tinggal satu komplek dengan kami. Bahkan berselang 1 rumah saja dengan rumah kami. Dari sanalah saya kemudian sedikit memiliki percaya diri jika kami bisa memulai HS. Dengan bertemu keluarga yang sepaham dengan kami, rasanya ketika saya sedang mengalami masa buruk, ada yang meyakinkan saya jika yang terjadi pada saya itu wajar. Dan hal itu yang menurut saya tetap menjaga saya untuk 'waras'.
Dari mba Widya, kemudian ada keluarga mba Enno..mba Cacas...kemudian berkembang lagi dan lagi..
Alhamdulillahnya kemudian Komunitas Bestari terbentuk.
Saya merasa tidak sendiri lagi..
Ketika itu mengenai anak-anak, saya merasa ada tempat untuk bertanya atau sekedar berbagi.
Berkomunitas tidak harus bertemu langsung bertatap muka. Tapi bisa terjadi juga dalam dunia maya. Berjejaring kami sebut.
Meluaskan jaringan pertemanan 'sepaham' kami, membuat saya merasa memiliki keluarga lain diluar sana.
Saya mengikuti beberapa group online yang berlandaskan homeschooling. Dari group tersebut saya banyak mendapat masukan ilmu, pengalaman, bahkan masukan kegiatan bagi HS kami di rumah. Mereka bahkan siap sedia apabila kami kelak memutuskan melakukan home visit keliling menjabani keluarga-keluarga HS lain.
Dan dari apa yang saya dapat dan saya alami selama kami ber HS, saya benar-benar merasakan manfaat dari berkomunitas dan berjejaring. Oleh karenanya, berkomunitas menjadi kunci penting dalam melaksanakan HS, bagi kebanyakan penggiat seperti kami..
#ODOPfor99days #day4
Niatan untuk Homeschooling sudah tercetus jauh sebelum akhirnya keputusan HS diambil. Hanya saja, saat itu kami, saya tepatnya, belum berani dikarena merasa sendirian. Saya takut ketika saya mengalami sesuatu yang tidak sesuai ekspektasi saya, saya akan terpuruk sendirian. Itulah kemudian saya sendiri maju mundur untuk memulai HS dalam keluarga kami.
Tapi kemudian, seakan dapat jawaban dari Alloh SWT. Saya mengenal mba Widya dan pak Bambang yang ternyata sudah menjadi praktisi HS bertahun-tahun, dan alhamdulillahnya mereka tinggal satu komplek dengan kami. Bahkan berselang 1 rumah saja dengan rumah kami. Dari sanalah saya kemudian sedikit memiliki percaya diri jika kami bisa memulai HS. Dengan bertemu keluarga yang sepaham dengan kami, rasanya ketika saya sedang mengalami masa buruk, ada yang meyakinkan saya jika yang terjadi pada saya itu wajar. Dan hal itu yang menurut saya tetap menjaga saya untuk 'waras'.
Dari mba Widya, kemudian ada keluarga mba Enno..mba Cacas...kemudian berkembang lagi dan lagi..
Alhamdulillahnya kemudian Komunitas Bestari terbentuk.
Saya merasa tidak sendiri lagi..
Ketika itu mengenai anak-anak, saya merasa ada tempat untuk bertanya atau sekedar berbagi.
Berkomunitas tidak harus bertemu langsung bertatap muka. Tapi bisa terjadi juga dalam dunia maya. Berjejaring kami sebut.
Meluaskan jaringan pertemanan 'sepaham' kami, membuat saya merasa memiliki keluarga lain diluar sana.
Saya mengikuti beberapa group online yang berlandaskan homeschooling. Dari group tersebut saya banyak mendapat masukan ilmu, pengalaman, bahkan masukan kegiatan bagi HS kami di rumah. Mereka bahkan siap sedia apabila kami kelak memutuskan melakukan home visit keliling menjabani keluarga-keluarga HS lain.
Dan dari apa yang saya dapat dan saya alami selama kami ber HS, saya benar-benar merasakan manfaat dari berkomunitas dan berjejaring. Oleh karenanya, berkomunitas menjadi kunci penting dalam melaksanakan HS, bagi kebanyakan penggiat seperti kami..
#ODOPfor99days #day4
Komentar