Quickreview 2015, resolusi 2016, dan #OneDayOnePost - nya IIP

Assalamualaikum...
Gak kerasa ternyata udah lama sekali ga ngeblog, tau-tau ngeblog sudah masuk di tahun yang baru ya. Tahun 2016, alhamdulillah masih dikasih umur aja sama Alloh SWT. Singkat cerita saja menilik ke belakang di tahun 2015, banyak hal terjadi di tahun lalu sebenarnya, namun ada beberapa kejadian besar di tahun lalu seperti saya nambah bayik dirumah dengan lahirnya Bunayya Shabia Huwaida, kepindahan kami ke Indramayu, dibentuknya Komunitas Bestari.
Menurut sebuah dalil, tidak akan datang suatu zaman kecuali zaman itu lebih buruk dari zaman sebelumnya. Maka dari itu, sudah seharusnya kita memperbaiki juga meningkatkan iman kita, akidah kita, akhlak kita, dan kemampuan kita untuk bisa melewati kerusakan akhir zaman di tahun ini kan ya. 
Untuk itu, resolusi 2016, selain bebas riba, saya ingin belajar lebih banyak hal baru yang bermanfaat untuk saya dan orang sekitar saya. 
Nah, baru deh itu nulis keinginan belajar, tetiba ada sebuah program dari IIP (Institut Ibu Profesional) -yang akan dimulai per hari ini tanggal 4 januari 2016- bernama #OneDayOnePost. Dari judulnya saja pasti sudah paham maksudnya ya. Jadi setiap harinya, selama 99 hari kecuali sabtu dan minggu, kami diminta untuk menulis apa saja dan kemudian di post di blog atau media lain. Intinya kami para peserta diminta konsisten menulis setiap harinya dalam rangka mendidik membiasakan diri. 
Kenapa 99 hari? Karena untuk membiasakan suatu kebiasaan baru, lakukan terus menerus rutin selama 99 hari, yang awalnya keharusan akan menjadi kebiasaan. Kebiasaan itu yang nantinya akan susah kita tinggalkan karena sudah menjadi rutinitas kebutuhan kita seperti halnya makan dan minum. Cara ini bisa digunakan untuk segala jenis kebiasaan yang ingin kita lakukan, sperti contoh kebiasaan ga jajan kain di Kanoman #Eh
Bismillah, akhirnya saya mendaftarkan diri untuk ikut #ODOP. Bisa dibilang postingan ini sebagai postingan pembuka program #ODOP saya ya.
Kenapa saya ikut serta? 
Saya ingin mengenal diri saya.
Eh mau kenal diri sendiri? maksudnya? emang apa hubungannya dengan menulis?
Saya tidak pandai mengarang indah ya, tapi saya ingin mengenal perasaan saya dengan menuliskannya. Dari menuliskan perasaan saya berharap jadi bisa menganalisa diri saya sendiri, mengenal setiap lekuk rasa yang ada di diri saya. 
Sebagai tambahan, saya ingin belajar menulis yang baik. Selama ini menulis ya asal tulis. Tidak memperhatikan tanda baca, struktur kalimat, atau pemilihan kata. Memang, nge blog itu cenderung lebih luwes, tidak baku seperti menulis paper dan sebangsanya. Tapi boleh donk saya tetap tau cara menulis yang baik.
Nah jadi begitulah niat saya untuk ikut #ODOP. Tadi pagi sudah meminta izin suami untuk membolehkan saya didepan komputer setiap paginya instead of doing some chores. Alhamdulillah beliau membolehkan sambil menyelipkan pesan 'mbok one day one juz juga' uhuk yaa komennya. Insya Alloh pak bos!
Eniwei..sepertinya sekian dulu posting pembuka tahun sekaligus pembuka program #ODOP 
Semoga saya bisa konsisten terus menulis untuk kebaikan diri saya. 

Wassalamualaikum

#ODOPfor99days #day1

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Meruntuhkan Label : Tidak Cinta Diri

berdamai dengan keadaan..

menyambut Baby T