tanpa kesepakatan

Bila kesepakatan sudah ada, memang akan lebih mudah menjalankan peraturan dirumah. Namun bagaimana untuk hal-hal yang belum disepakati?

Pagi ini saya dibikin mengkonsumsi banyak oksigen (alias bolak balik tarik hembus nafas XD). 

Cuaca Mundu pagi ini mendung. Dingin. Begitu juga dengan air dikamar mandi. Maka saya menyiapkan air panas untuk mandi anak-anak. Saya siapkan di bak plastik mereka. Cukup untuk bertiga.

Saat itu, kakak-kakak sudah masuk kamar mandi duluan. Bia dan saya menyusul nanti karena menyelesaikan makan terlebih dahulu. Selang beberapa saat, kami berdua masuk kamar mandi dan kakak-kakak rupanya sudah selesai dan beranjak keluar KM. Betapa kagetnya saya, air dibak plastik sudah habis. dan kamar mandi sudah basah kuyup setembok-tembok langitnya. Oalah rupanya mereka bermain dengan air mandi hangatnya.

Mau marah? kesal? sebal? ya tentu. Manusiawi. Dari semua rasa, yang kita kontrol ialah outputnya. Mau dikeluarin marah-marah atau gimana.
Teringat seputar teori kesepakatan..lagi-lagi didalam kamar mandi saya cuma bisa tarik hembus nafas. 

"Nak, ini air mandi adeknya koq juga dihabiskan?"
"coba kamu bayangin, Bia itu baru 2 tahun. Sama Qeela Anya kulitnya kuatan mana. Kalian ngabisin air panas, sudah dipikirkan belum adknya gmna?"
"Ini kan jadinya kasian adeknya mandi pake air dingin"
"Trus airnya kalo dipakai betul gpp, tapi itu disiram ke tembok, jadinya mubadzir nak"

Masih nahan.

"Oke. Karena sebelumnya tidak ada kesepakatan, mama masih bisa mentolerir ini. Mama ga bisa marahin kalian karena memang kita belum kasih peraturan disini. Tapi supaya diingat ya. Ketika mama nyiapin air mandi di bak, itu berarti untuk bertiga. Cek dulu apakah sodaranya sudah pakai air itu, apa air itu bisa kalian habiskan. Kalo memang sudah di cek, monggoh dipakai sesukanya. Gimana, setuju?

"Iya mama" jawab Qeela Anya serentak.

"Untuk lain kali, karena mama sudah bkin kesepakatan sama kalian. Kalo kejadian lagi, berarti kalian siap dengan konsekuensinya kan ya? misal jadinya harus masakin air adiknya. Harus menghibur Bia. Kalo perlu mandiin Bia. OK?"

"Iya mama, Maaf ya Bia, Bia jadi kedinginan", ucap Qeela

Maka yak. Hari ini lagi-lagi saya belajar mempraktekkan penerapan disiplin pada anak melalui kesepakatan. Disiplin tidak akan berjalan bila tanpa kesepakatan diawal. Maka saya semakin semangat menerapkan komunikasi yang baik dengan anak-anak untuk memudahkan pembentukan kesepakatan diantara kami. Bismillah.

#hari10
#tantangan10hari
#komunikasiproduktif
#gamelevel1
#kuliahbunsayIIP

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Meruntuhkan Label : Tidak Cinta Diri

berdamai dengan keadaan..

menyambut Baby T